Buku Stories We Tell, Meanings We Make merupakan bunga rampai pemikiran yang menjelajahi hubungan antara filsafat komunikasi dan dinamika kehidupan digital masa kini. Disusun oleh para penulis muda dari berbagai latar belakang, buku ini menggunakan pendekatan fenomenologi untuk menelusuri pengalaman manusia yang kompleks dan berlapis-lapis—mulai dari komunikasi interpersonal, pencarian makna hidup, hingga ekspresi diri di media sosial. Setiap bab menyuarakan kegelisahan dan refleksi kritis terhadap fenomena kontemporer seperti deep talk, cancel culture, FOMO, flexing, hingga keberadaan second account di Instagram, sambil terus mengakar pada pemikiran filsuf-filsuf besar seperti Husserl, Heidegger, Merleau-Ponty, dan Sartre.
Alih-alih menawarkan jawaban tunggal, buku ini mengajak pembaca untuk merenungkan kembali apa arti menjadi manusia di tengah teknologi yang terus berkembang, identitas yang cair, serta interaksi yang semakin terfragmentasi. Dengan bahasa yang menggugah dan contoh-contoh yang dekat dengan keseharian, buku ini tidak hanya menjadi bacaan filosofis, tapi juga cermin untuk melihat ulang bagaimana kita berkomunikasi, merasa, dan menjalani hidup. Ini adalah karya kolektif yang merayakan kebebasan berpikir sekaligus menggugah kesadaran etis dalam kehidupan digital.
| Detail Buku | |
|---|---|
| ISBN | 978-634-7304-23-0 |
| Penulis Buku | Ir. Arisandha, S.T
Zaffire Elhazza Awwaluzzahra, S.I.Kom Michelle Amanda, S.I.Kom Windy Novita Wulandari, S.I.Kom Salma Haqi Annisa, S.I.Kom Tengku Firli Anggina, S.I.Kom Jiddan Arsyad Lubis, S.I.Kom La Ode Idgam Syafiq Tombo, S.Ds Raulni Ghandi, S.I.Kom |
| Editor | Weni Yuliani, S.Si., M.M., C.Ed |
| Penyunting | Addini Safitri, S.Si. |
| Desain Sampul & Tata Letak | Septia Fakhira Risti, S.Ds |
| Penerbit | CV. Luminary Press Indonesia |
| Kategori | Filsafat |
| Tahun Terbit | 2025 |



Ulasan
Belum ada ulasan.