Doa, sakramen, dan kehidupan Gereja ditampilkan sebagai pengalaman iman yang terus bergerak dari altar menuju realitas hidup sehari-hari. Doa Bapa Kami menjadi pintu masuk untuk memahami relasi manusia dengan Allah, yang kemudian diperdalam melalui sakramen-sakramen Gereja sebagai tanda rahmat yang menyertai pertumbuhan iman, pengampunan, panggilan hidup, serta kesetiaan dalam suka dan duka, termasuk ketika menghadapi sakit dan penderitaan. Dari pengalaman sakramental ini, muncul gambaran Gereja sebagai persekutuan yang hidup, dipanggil untuk bersatu, terbuka terhadap dialog ekumenis, setia dalam pelayanan kasih, dan berani memberi kesaksian iman di tengah tantangan zaman.
Pengalaman iman tersebut menemukan wajah konkret dalam perjalanan rohani dan pastoral Giovanni XXIII, yang memperlihatkan bagaimana iman, kebajikan, dan karya Roh Kudus membentuk sikap hidup Gereja yang penuh belas kasih, optimisme, dan tanggung jawab sosial. Pergulatan batin, kesederhanaan hidup, kepekaan terhadap kaum kecil, kesadaran ekologis, serta keterbukaan yang kritis terhadap perkembangan dunia mengantar pembaca pada pemahaman bahwa iman Kristiani menuntut keterlibatan nyata. Dari sana, panggilan imamat, kepemimpinan pastoral, peran keluarga, relasi dengan teknologi, diplomasi, dan seni ditampilkan sebagai jawaban iman atas kebutuhan Gereja dan masyarakat, yang menjelaskan alasan kehadiran buku ajar ini sebagai sarana refleksi, pembelajaran, dan pendalaman iman yang relevan bagi konteks masa kini.
| Detail ISBN | |
| ISBN | 978-634-7603-26-5 |
| Penulis Buku | Alphonsus Tjatur Raharso |
| Editor | Weni Yuliani, S.Si., M.M., C.Ed |
| Penyunting | Miranti Sapitri, S. Kom |
| Desain Sampul & Tata Letak | Septia Fakhira Risti, S.Ds |
| Penerbit | CV. Luminary Press Indonesia |
| Kategori | Agama |
| Ukuran | A5 |
| Tahun Terbit | 2026 |







Ulasan
Belum ada ulasan.