Bagaimana tradisi batik dapat tetap hidup dan berkembang ketika teknologi digital mengubah cara manusia mencipta, berkomunikasi, belajar, dan bertransaksi? Pertanyaan tersebut menjadi penting ketika batik tidak hanya dipandang sebagai produk kriya tekstil, tetapi juga sebagai warisan budaya yang mengandung sejarah, filosofi, pengetahuan, keterampilan, serta identitas masyarakat. Perkembangan teknologi membuka ruang yang luas untuk mendokumentasikan, memperkenalkan, mengembangkan, dan memperluas apresiasi terhadap batik, tetapi pada saat yang sama menghadirkan tantangan terhadap keberlanjutan keterampilan, keaslian makna, perlindungan motif, dan posisi perajin dalam ekosistem ekonomi kreatif. Buku ini membahas hubungan antara warisan budaya, kriya tekstil, dan transformasi digital secara terpadu, mulai dari kedudukan batik sebagai warisan budaya takbenda, keragaman dan perkembangan motif, filosofi serta proses pewarisan pengetahuan, hingga perubahan perilaku konsumen dan dinamika pengembangan usaha di era digital. Pembahasan diarahkan pada upaya mempertemukan tradisi dan inovasi sehingga pemanfaatan teknologi tetap berpijak pada identitas budaya.
Buku ini menguraikan konsep dan tahapan transformasi digital, teknologi yang relevan bagi kriya tekstil, tingkat kematangan digital, serta strategi pengelolaan arsip motif dan pengetahuan perajin, identitas merek, konten dan storytellin g digital, e-commerce , serta penguatan kapasitas perajin. Aspek budaya diperkuat melalui pembahasan mengenai representasi budaya di ruang digital, pendidikan budaya, dokumentasi filosofi dan karakter visual batik, serta pelestarian dalam perspektif UNESCO. Perlindungan kekayaan intelektual, watermark digital, metadata, regulasi, etika pemanfaatan motif, pengembangan model bisnis, pariwisata, pembiayaan, keberlanjutan lingkungan, dan ekosistem kreatif turut menjadi bagian penting dalam membangun keberlanjutan batik. Ilustrasi penerapan pada kelompok perajin dengan tingkat perkembangan berbeda serta peta jalan lima tahun memberikan gambaran mengenai tahapan pengembangan yang dapat disesuaikan dengan kapasitas dan kebutuhan. Buku ini dapat menjadi bahan pembelajaran dan referensi bagi mahasiswa, dosen, peneliti, perajin, pelaku ekonomi kreatif, pengelola budaya, pemangku kepentingan, maupun pembaca umum yang ingin memahami pengembangan batik di era digital. Pada akhirnya, buku ini menegaskan pentingnya menjaga akar tradisi sekaligus membuka ruang bagi inovasi agar batik tetap relevan, bernilai, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.
| Detail Buku | |
| ISBN | 978-634-7858-44-3 |
| Penulis Buku | Yuniana Cahyaningrum, S.Kom., M.Kom. Arfiati Nurul Komariah, S.Sn., M.Sn. |
| Editor | Weni Yuliani, S.Si., M.M., C.Ed |
| Penyunting | Miranti Sapitri, S.Kom. |
| Desain Sampul & Tata Letak | Septia Fakhira Risti, S.Ds |
| Penerbit | CV. LUMINARY PRESS INDONESIA |
| Kategori | BUDAYA |
| Tahun Terbit | 2026 |





Ulasan
Belum ada ulasan.