Buku ini membahas menyusui dan fisiologi laktasi dalam konteks krisis kemanusiaan, dengan fokus pada cara menjaga produksi ASI, manfaat ASI bagi bayi, dan mekanisme hormonal yang dipengaruhi stres. Menyusui ditampilkan sebagai intervensi gizi dan kesehatan masyarakat yang penting dalam situasi darurat, sekaligus sebagai upaya mempertahankan kesehatan ibu dan anak. Panduan pemberian makan bayi dan anak (PMBA) disajikan melalui kebijakan nasional, rekomendasi global, dan strategi berbasis komunitas.
Buku ini juga memaparkan praktik manajemen laktasi dan dukungan ibu menyusui di lokasi bencana. Termasuk di dalamnya strategi mempertahankan menyusui, pencegahan infeksi, konseling, serta peran konselor dan tindak lanjut. Dampak psikologis bencana terhadap ibu, komunikasi dan konseling menyusui, hingga prinsip pendirian ruang laktasi darurat dengan fasilitas dan standar pelayanan, dijelaskan untuk memastikan praktik menyusui tetap berjalan meski dalam kondisi sulit.
Praktik relaktasi, wet nursing , dan dukungan bagi ibu dengan gangguan gizi, trauma, atau HIV positif dibahas secara rinci. Buku ini juga menyoroti peran tenaga kesehatan, relawan, dan bidan dalam mendukung menyusui, termasuk koordinasi bantuan kemanusiaan, komunikasi risiko, edukasi keluarga, dan evaluasi program berbasis data. Prinsip etika dan perlindungan hak anak menjadi dasar dalam seluruh intervensi sehingga program menyusui tetap aman, tepat, dan efektif di situasi darurat.
| Detail Buku | |
|---|---|
| ISBN | |
| Penulis Buku | Erni Rosita Dewi, S.Keb.Bd., M.Sc.
Kusmayra Ambarwati, S.ST., M.Kes |
| Editor | Weni Yuliani, S.Si., M.M., C.Ed |
| Penyunting | Miranti Sapitri, S.Kom. |
| Desain Sampul & Tata Letak | Septia Fakhira Risti, S.Ds |
| Penerbit | CV. Luminary Press Indonesia |
| Kategori | Kebidanan |
| Tahun Terbit | 2025 |







Ulasan
Belum ada ulasan.